3 Cara Agar Pengajuan Pinjaman Kredit Selalu Disetujui Bank Tanpa Ribet

Cara supaya bank selalu menyetujui pengajuan pinjaman atau kredit tanpa ribet memang sangat penting untuk anda ketahui, hal ini tetunya akan bermanfaat ketika anda sedang memerlukan bantuan finansial baik untuk usaha maupun kebutuhan konsumtif lainnya.

Apabila anda menjadi seorang nasabah yang mendapatkan kepercayaan dari sebuah bank, maka hal itu merupakan satu keuntungan tersendiri bagi anda.

Setiap bank biasanya menerapkan system referensi ketika akan menyetujui kredit yang diajukan oleh nasabahnya. Karena bank juga tidak mau dirugikan dengan kredit yang telah disetujuinya, maka dari itu pihak bank selalu selektif terhadap calon debitur dan tidak semua orang akan berhasil dalam mengajukan kredit di bank.

Regulasi atau cara pihak bank menyetujui pengajuan pinjaman calon debiturnya

Referensi yang dimaksud oleh bank adalah keterangan atau informasi mengenai rekam jejak atau riwayat keuangan dari calon debitur mulai dari kredit yang sebelumnya pernah dilakukan oleh nasabah.

Selain itu juga memeriksa aliran dana masuk dan keluar (terutama penghasilan) dengan cara ini maka pihak bank akan mudah untuk mendeteksi kondisi finansial nasabahnya.

Hal hal seperti itu memang sangat dibutuhkan oleh pihak bank karena mereka membutuhkan keterangan yang jelas dan valid dari calon nasabahnya.

Disisi lain hal ini juga penting bagi nasabah untuk menghindari penolakan dari bank, sehingga alangkah lebih baik jika anda memberikan keterangan yang sebenar benarnya untuk mempermudah proses pengajuan kredit anda.

Disamping dari nasabah itu sendiri maka pihak bank juga akan melakukan pengecekan terhadap calon debiturnya melalui Daftar Hitam Nasabah (DHN), Sehingga dengan ini semua informasi financial dari calon nasabahnya akan terdeteksi.

Tips supaya pengajuan kredit atau pinjaman anda cepat disetujui oleh bank

Ada 3 strategi agar apa yang ingin anda ajukan kepada perbankan khususnya produk kredit dan pinjaman tersebut dapat berjalan lancar yaitu dengan cara:

Perbaiki Catatan Rekening – Menunjukkan penghasilan tetap dari sumber yang jelas

Jika anda bekerja sebagai seorang karyawan, maka ketika anda mengajukan kredit maka pihak bank akan meminta slip gaji sebagai bukti bahwa anda memiliki penghasilan tetap dan keadaan keuangan yang baik sehingga bisa menjamin kewajiban anda ketika mengambil kredit dari bank.

Namun, dengan memberikan slip gaji anda, pihak bank tidak serta merta akan langsung menerima pengajuan kredit anda, akan tetapi mereka akan meminta kelengkapan dokumen lainnya sebagai penunjang supaya pengajuan anda bisa diterima.

Dokumen yang dimaksud seperti laporan catatan rekening koran ataupun tabungan yang anda miliki.

Hal ini perlu dilakukan supaya bank mengetahui kondisi finansial anda bahwa keuangan yang masuk dalam rekening anda sesuai dengan slip gaji yang telah anda setorkan tadi.

Alangkah lebih baik, jika ingin kredit yang anda ajukan segera disetujui maka lengkapilah semua dokumen yang dibutuhkan oleh pihak bank tanpa melakukan rekayasa.

Ada satu catatan lagi yang perlu anda ketahui yakni apabila penghasilan anda diberikan secara tunai maka sebaiknya segeralah setorkan ke rekening anda supaya catatan rekening anda sesuai.

Usahakanlah rekening anda menunjukkan pemasukan catatan sekitar 3 sampai 6 bulan terakhir.

Baca juga ulasan terkait tentang cara mengajukan kredit pinjaman pada bank BNI serta ulasan menarik lainnya mengenai 2 macam pinjaman tanpa jaminan dari bank BCA.

Lancarkan Pembayaran Utang – Jangan ada tunggakan cicilan yang lainnya

Ketika masih memiliki utang maka sebaiknya segeralah selesaikan kewajiban anda supaya nantinya tidak menghambat pengajuan kredit yang baru.

Sekali lagi karena pihak bank akan selalu mengecek kondisi keuangan anda, jika anda sangat tanggap terhadap tagihan utang maka hal ini akan membawa dampak baik bagi anda, namun jika sebaliknya sering telat dalam hal pembayaran hutang maka hal ini akan menghambat pengajuan kredit anda atau bahkan bisa ditolak.

Pihak bank juga tidak mau dirugikan dengan menyetujui kredit begitu saja ketika anda memiliki banyak masalah dalam hal keuangan denga pihak lain.

Sehingga dengan mempertimbangkan hal ini pihak bank tidak akan menerima pengajuan dari nasabah yang memiliki banyak kendala masalah keuangan minimal 3 tahun kebelakang.

Atur Proporsi Cicilan – Sesuaikan besarnya angsuran dengan penghasilan

Pihak bank mungkin akan menolak pengajuan kredit anda ketika cicilan utang anda melebihi penghasilan setiap bulannya.

Masalahnya, bank juga tidak ingin ketika mereka menyetujui krediti yang anda ajukan namun selanjutnya justru anda kesulitan dalam hal pembayaran serta untuk memenuhi kebutuhan anda yang lain.

Jadi agar pihak bank mudah untuk menyetujui pengajuan pinjaman kredit anda maka harus disesuaikan dengan berapa kemampuan anda membayar cicilan setiap bulan maksimal adalah sebesar 30% dari pendapatan total satu bulan.



Leave a Reply