Asuransi Mobil: Perhatiakan Hal Berikut Ini Agar Paham Syarat dan Ketentuannya

Semua orang pasti mengkhawatirkan keselamatan jiwanya. Oleh sebab itu muncullah program yang dinamakan asuransi yang diperuntukkan bagi semua orang.

Asuransi ini hadir menyesuaikn dengan kebutuhan manusi mulai dari asuransi kesehatan, jiwa sampai dengan mobil. Namun tidak jarang masyarakat bingung dengan asuransi mobil.

Tidak ada orang yang mengharapkan kejadian buruk menimpanya. Namun tidak ada orang yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi setelah ini. Mungkin hal baik atau bahkan hal buruk yang menimpa.

Kalau hal hal yang baik datang pastinya semua orang tidak ada yang mau menolak, akan tetapi kalau hal buruk yang menghampiri pastinya semua orang tidak mau.

Manusia tidak bisa menghidari atau pun menghalau kejadian seperti itu akan tetapi mereka bisa meminimalisirnya. Dan asuransilah yang bisa mengatasi masalah tersebut.

Bagi mereka yang mengkhawatirkan dirinya ketika sedang berkendara maka asuransi menawarkan asuransi mobil dengan berbagai macam keuntungan. Dengan adanya asuransi mobil ini akhirnya mereka berbondong bondong untuk mendaftarkannya.

Pertumbuhan asuransi dari waktu ke waktu kian mengesankan hal ini terbukti dari semakin membaiknya asuransi dari tahun ke tahun. Namun sayangnya masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui hal hal mengenai asuransi.

8 Poin penting untuk diperhatikan ketika akan membeli asuransi mobil

Perlindungan – Mencakup apa saja yang akan di cover pihak asuransi

Perlu anda ketahui bahwa asuransi mobil ada dua menurut cakupan perlindungannya yakni Comprehensive dan Total Loss Only (TLO).

Asuransi Comprehensive akan membayarkan klaim atas segala jenis kerusakan mulai dari kerusakan ringan, berat hingga kehilangan.

Sedangkan pada asuransi TLO akan membayarkan klaim atas kerusakan yang lebih dari 75%.

Nah dari perbedaan ini maka semuanya telah jelas kalau premi asuransi comprehensive lebih mahal ketimbang TLO.

Untuk bisa membayarkan klaim pada asuransi TLO maka pihak asuransi perlu untuk melakukan survey terlebih dahulu terhadap objek yang rusak. Jika sesuai syarat maka klaim akan diterima, dan jika tidak maka klaim akan ditolak.

Usia Kendaraan – Batasan usia mobil yang di asuransikan

Dalam mengasuransikan kendaraan anda maka usianya harus diperhatikan. Karena dari usia kendaraan inilah besaran premi bisa ditetapkan.

Ada yang mengatakan bahwa ketika usia mobil di atas 5 tahun maka pemilik kendaraan akan dikenakan biaya premi tambahan yang disebut dengan loading fee.

Umumnya besaran loading fee yang dibayarkan itu 5 persen untuk setiap tahunnya. Jadi jika usia mobil jauh lebih tua maka nilai loading fee yang harus dibayarkan juga akan semakin besar.

Namun pihak asuransi memberikan batasan maksimal usia mobil bisa diasuransikan. Untuk asuransi Comprehensive usia maksimal mobil adalah 10 tahun sedangkan yang TLO maksimal usianya adalah 15 tahun.

Ilustrasi:

Jika anda memiliki mobil berusia 7 tahun dan harga belinya adalah Rp 120.000.000,00. Karena anda berdomisili di Jakarta maka plat mobilnya B dan asuransi yang anda ambil adalah Comprehensive maka rate batasnya sekitar 3,59 persen.

Nah untuk menentukan besaran premi yang harus dibayarkan maka berikut hitung hitungannya.

Rumus hitung premi murni dengan loadig fee

(Selisih Tahun Kendaraan x Biaya Loading Fee x Tarif Premi per Wilayah) + Tarif Premi per Wilayah) x Harga Mobil)

Premimurni + loading fee: (2 x 5% x 3,59%) + 3,59%) x Rp120.000.000 = Rp4.738.800

Besaran premi di atas belum termasuk dengan biaya administrasi yang biasanya jumlahnya kurang dari Rp 50.000,00.

Reputasi Perusahaan Asuransi – Temukan yang paling terpercaya dan sudah terbukti kualitasnya

Perlu diketahui bahwa di Indonesia sendiri telah ada sekitar 25 perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi mobil. Pastinya antara perusahaan tersebut memiliki perbedaan sendiri sendiri mulai dari segi pelayanan, besaran premi yang ditawarkan hingga reputasi perusahaan tersebut.

Untuk bisa mengetahui bagaimana reputasi perusahaan asuransi tersebut maka anda bisa menggunakan sejumlah penilaian yakni menurut Risk Based Capital (RBC), rasiolikuiditas, dana jaminan untuk melindungi nasabah asuransi, investasi atau cadangan teknis dan utang klaim, aktiva tetap, perubahan premi bruto, pendapatan premi neto, pendapatan investasi neto, rasio beban klaim neto dan yang terakhir adalah rasio laba.

Kalau harus menelitinya satu satu mungkin memang sedikit rumit ya. Nah, cara mudahnya anda bisa mengeceknya di Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan Otoritas Jasa Keuangan, jika nama perusahaan tersebut telah terdaftar di sana maka sudah pasti perusahaan tersebut bisa dipercaya.

Selain itu cara lain yang bisa anda lakukanlah adalah dengan mengecek cabangnya, jumlah nasabahnya dan pengharagaan apa saja yang telah diterima. Dengan begini maka anda akan mengetahui reputasi dari perusahaan tersebut.

Keuntungan – Pastikan anda memperoleh keuntungan maksimal

Umumnya perusahaan asuransi itu untuk mendapatkan nasabah akan menawarkan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan ketika mendapatkan asuransi di sana.

Karena keuntungan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi yang satu dengan yang lain itu tentunya berbeda. Namun kesamaannya pada keuntungannya yang akan diberikan tanpa adanya survey.

Di samping itu semua ada keuntungan lain yang juga ditawarkan oleh perusahaan asuransi yakni penerbitan polis dan surat perintah kerja (SPK) 1 x 24 jam setelah fasilitas dipenuhi, fasilitas derek gratis, layanan gratis ambulans, penggantian mobil dan layanan emergency gratis.

Selektiflah dalam memilih perusahaan asuransi, yang terpenting pilihlah asuransi yang banyak memberikan keuntungan dan tentunya pertimbangkan pula reputasinya.

Bengkel Rujukan – Ketahui secara pasti dimana mobil anda akan di perbaiki

Ketika terjadi kerusakan mobil maka perusahaan asuransi harus memperbaikinya ketika klaim telah diakui.

Oleh sebab itu biasanya perusahaan asuransi telah menjalin kerjasama dengan bengkel, sehingga para pemegang asuransi bisa langsung membawa mobil itu ke bengkel yang telah ditunjuk oleh perusahaan.

Kalaupun anda sudah punya bengkel pilihan sendiri maka pertimbangkanlah apakah bengkel tersebut telah menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan asuransi.

Perhatikan pula track record nya mengenai berapa lama perbaikannya, pemberian garansi dari bengkel, dan spare part yang dijual terjamin orisinal atau tidak.

Tambahan Perlindungan – Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk lainnya

Dalam asuransi mobil dikenal dengan istilah perluasan sebagai tambahan perlindungan resiko.

Untuk melakukan perluasan ini pastinya diperlukan biaya tambahan pada premi yang harus dibayarkan.

Untuk pihak penerima asuransi diberikan kebebasan untuk memilih perluasan apa yang dikehendaki dan yang akan dimasukkan ke dalam polis asuransi.

Jenis perluasan ini bisa berupa banjir, gempa bumi, tsunami, kerusuhan, tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga kecelakaan dan lain sebagainya.

Ketentuan Risiko – Mana yang masuk dalam tertanggung dan tidak tertanggung

Karena pihak perusahaan akan menanggung kerusakan yang terjadi pada kendaraan penerima asuransi entah itu kerusakan secara keseluruhan ataupun kerusakan di atas 75 persen, perlu anda ketahui bahwa ada beberapa ketentuan yang mengatur resiko apa yang akan ditanggung maupun yang tidak ditanggung oleh pihak perusahaan.

Simak juga ulasan terkait mengenai beragam jenis asuransi sesuai dengan fungsi dan manfaatya serta artikel menarik lainnya tentang mana yang lebih baik antara asuransi apa BPJS kesehatan.

Hak dan Kewajiban – Apa saja yang menyangkut hak dan kewajiban pemilik asuransi

Jika kita berbicara mengenai hak dan kewajiban dalam system asuransi maka anda bisa mengetahuinya melalui 6 prinsip dasar asuransi, yakni:

  • Insurable interest (kepentingan untuk diasuransikan)
    • Dalam aturan asuransi insurable interest dipahami sebagai pihak perorangan atau badan hukum untuk mengasuransikan objek yang ingin dipertanggungkan dan legal secara hukum.
  • Utmost good faith (itikad baik)
    • Keterbukaan dari pihak pemohon asuransi terhadap fakta – fakta dari kendaraan yang akan diasuransikan.
  • Indemnity (ganti rugi)
    • Indimity merupakan mekanisme yang mengatur pemberian ganti rugi perusahaan terhadap pihak nasabah atas kerusakan yang dialami.
  • Proximamte cause (penyebab utama dan efektif)
    • Prinsip yang keempat ini diartikan sebagai penyebab utama dari kejadian tersebut hingga memunculkan akibat tanpa adanya pengaruh dari luar.
  • Subrogation (prinsip pengalihan hak)
    • Subrogation merupakan pengabulan klaim dari nasabah sehingga gugatan dari pihak ketiga menjadi urusan perusahaan asuransi.
  • Contributon (pertanggungan bersama – sama)
    • Prinsip ini berlaku ketika kendaraan tersebut diasuransikan di dua tempat yang berbeda sehingga keseluruhan kerugian akan dikontribusikan oleh masing – masing perusahaan sesuai dengan tanggung jawabnya.

Karena asuransi ini berhubungan erat dengan uang maka ketika mengambil asuransi anda sudah memahaminya dengan lengkap dan menyeluruh.

Tidak jarang nasabah kecewa dengan asuransi yang mereka pilih karena akhirnya tidak sesuai dengan yang mereka harapkan. Itulah kenapa kelengkapan informasi penting untuk anda ketahui.



Leave a Reply