Cara Menghitung Bagi Hasil Deposito Pada Bank Syariah

Cara menghitung sistem bagi hasil pada deposito syariah memang berbeda dengan yang diterpkan oleh bank umum atau konvensional yang mana sistem syariah tidak memiliki bunga.

Lantas bagaimana nilai profit bisa dihasilkan oleh sistem perbankan syariah jika tidak ada istilah bunga? Hal ini telah diganti dengan sistem bagi hasil.

Sehingga sampai saat ini deposito syariah adalah yang dianggap sebagai cara paling transparan dan aman untuk memulai investasi.

Simulasi perhitungan sistem bagi hasil pada deposito bank syariah

Ada baiknya sebelum anda menjatuhkan pilihan maka terlebih dahulu harus membandingkan berbagai produk deposito syariah dari beberapa bank.

Dengan mencoba aplikasi perbandingan deposito yang saat ini sudah bisa dilakukan secara online maka akan dapat menampilkan berbagai kelebihan produk tersebut beserta perhitungannya secara lengkap.

Kembali pada pembagian keuntungan pada sistem deposito syariah yang mana memakai prinsip bagi hasil dan bukan bunga maka pembagian keuntungan ini disebut dengan istilah nisbah dan besar nilainya juga tidak tetap.

Perhitungan ini disebabkan besarnya nisbah pada deposito syariah sangat dipengaruhi oleh keuntungan yang didapatkan bank pada periode waktu tertentu dan disesuaikan terhadap kinerja bank.

Berbeda dengan pembagian keuntungan pada sistem bank konvensional yang mana diberikan dengan bunga tetap dan berlaku hingga masa akhir jangka waktu deposito tersebut.

Dengan demikian apabila kinerja bank syariah dalam posisi baik maka anda akan memperoleh keuntungan lebih begitu pula sebaliknya.

Persentase Keuntungan – Berdasarkan pada sektor usaha halal

Alasan yang paling penting investasi deposito syariah adalah pemanfaatan dana pada sektor usaha yang halal menurut islam.

Sebagaimana layaknya seorang investment manager, bank syariah akan menggunakan berbagai indikator ekonomi dan keuangan yang dapat mencerminkan kinerja dari sebuah sektor untuk menghitung ekspektasi atau proyeksi return investasi.

Termasuk juga indikator historis (track record) dari aktivitas investasi bank syariah yang telah dilakukan.

Kemudian pembagian hasil tetap dengan menerapkan persentase misalkan saja anda akan diberikan nisabah 60:40 maka yang besarnya 60% adalah untuk pemilik dana investasi kemudian sisanya yang 40% adalah yang didapatkan pihak bank.

Sedangkan besarnya persentase tersebut juga tetap akan bergantung pada jangka waktu yang di ambil.

Apabila jangka waktu panjang yang di ambil maka semakin besar pula persentase yang  di peroleh investor. Dicontohkan jangka waktu yang ambil 1 bulan memiliki persentase pembagian keuntungan 50:50. Maka, jangka waktu 12 bulan akan berbeda, misalnya memiliki persentase keuntungan 55:45.

Simak juga ulasan terkait mengenai jenis jenis bunga kredit bank dan perhitungannya serta artikel menarik lainnya tentang cara dan proses mengajukan pinjaman kredit pada bank BNI.

Rumus Perhitungan – Bagi hasil keuntungan bank syariah

Kemudian bagaimana mengenai rumus perhitungan nisbah sistem bagi hasil yang diterpakan oleh deposito bank syariah?

Berikut ini adalah rumus perhitungan nisbah yang diterapkan oleh bank syariah secara sederhana.

(Nominal deposito : Nominal seluruh deposito ) x  Persentase bagi hasil x Keuntungan bank pada bulan tersebut

Nominal deposito Anda Rp 10.000.000 dan jangka waktu 1 bulan

  • Jumlah seluruh deposito di bank itu yang memiliki jangka waktu 1 bulan adalah Rp 5 milyar
  • Keuntungan bagi hasil seluruh deposito yang memiliki jangka waktu 1 bulan Rp 50 juta
  • Nisbah bagi hasil dengan jangka waktu 1 bulan adalah 55 % untuk nasabah dan 45% untuk bank

Maka, bagi hasil Anda adalah;

(Rp 10 juta: Rp5 milyar) x  55% x Rp50 juta = Rp55.000,-

Jadi, dari simulasi tersebut pada bulan berikutnya Anda akan mendapatkan nisbah bagi hasil dari Bank sebesar Rp. 55.000,-.

Setelah mengetahu tentang simulasi perhitungan bagi hasil deposito bank syariah maka minimal anda telah memahami mengenai keunggulan dari bank syariah dibandingkan dengan sistem bank umum atau konvensional.

Demikian pula segala keunggulannya juga berlaku bukan hanya pada jenis investasi deposito melainkan juga pada jenis tabungan biasa yang tetap perpegang pada prinsip islami.



Leave a Reply