Pinjaman Uang: Kredit KUR BRI Untuk Modal Usaha Kecil Menengah Hingga 25 Juta

KUR Kredit Usaha Rakyat – Pinjaman uang dari bank BRI berupa modal usaha kecil menengah yang besarnya hingga 25 juta rupiah memang diorientasikan untuk masyarakat yang bergerak pada bidang bisnis dan usaha untuk mendorong kewirausahaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bank BRI sebagai salah satu penyelenggara program KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang mana dana pinjaman ini akan diberikan kepada masyarakat dalam skala usaha mikro, kecil menengah yang produktif dan layak.

Ada 3 jenis program pembiayaan KUR yang dapat diajukan kepada bank BRI diantaranya adalah:

  • KUR Mikro – Plafon pinjaman hingga 25 juta
  • KUR Ritel – Untuk usaha produktif dengan plafon sampai 500 juta
  • KUR TKI – Membiayai keberangakatan TKI hingga 25 juta

Syarat dan Ketentuan Cara Mengajukan KUR BRI Untuk Tahun 2018

Sebenarnya program KUR ini bukan hanya diselenggarakan oleh bank BRI, melainkan juga ada 33 bank pelaksana KUR dan pada umunya jenis bank daerah adalah yang paling aktif memotorinya.

Hanya saja karena pada agustus hingga november 2015 kemarin bank BRI mencapi record tertinggi perolehan debitur hingga di angka 600 ribu hanya dalam kurun waktu 3 bulan saja, sehingga produk KUR dari BRI menjadi lebih populer dan tak asing di masyarakat.

Dalam menghadapi dunia usaha yang semakin ketat, maka diharapkan produk kredit untuk rakyat kelas menengah ini bisa memberikan support kepada masyarakat yang ingin meraih sukses berkompetisi dalam peluang bisnis 2019 yang paling menjanjikan untuk ditekuni dan dikembangkan.

Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon debitur yang akan mengajukan permohonan kredit KUR BRI dalam 3 jenis yang berbeda:

Kredit Usaha Rakyat Mikro – Plafon maksimum 25 juta per debitur

Jenis KUR yang pertama ini memiliki syarat calon debitur sebagai berikut:

  • Individu (perorangan) yang telah memiliki usaha produktif dan layak
  • Usaha sudah berjalan secara aktif minimal 6 bulan saat pengajuan
  • Tidak dalam status menerima produk kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit
  • Persyaratan administras berupa identitas KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha

Untuk ketentuan kredit yang akan diberikan meliputi:

  • Besar kredit maksimal hingga sebesar Rp 25 juta per debitur
  • Jenis kredit Kredit Modal Kerja (KMK) jangka waktu maksimal 3 (tiga) tahun
  • Jenis Kredit Investasi (KI) jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun
  • Suku bunga 9% efektif per tahun atau setara 0.41% flat per bulan
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi

Kredit Usaha Rakyat Ritel – Plafon pinjaman mencapai 500 juta rupiah

Jenis KUR Ritel memiliki syarat untuk calon debitur sebagai berikut:

  • Calon debitur harus mempunyai usaha produktif dan layak
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit
  • Usaha yang dikelola telah berjalan secara aktif minimal 6 bulan
  • Memiliki Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat ijin usaha lainnya yang dapat dipersamakan

Ketentuan kredit yang berlaku adalah:

  • Besar kredit yang diberikan berplafon mulai dari Rp 25 juta – Rp 500 juta
  • Jenis kredit Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu maksimal 4 (empat) tahun
  • Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu maksimal sampai 5 (lima) tahun
  • Besarnya Suku bunga hingga 9% efektif per tahun
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
  • Mengunakan agunan atau jaminan sesuai ketentuan bank

Kredit Usaha Rakyat TKI – Membiayai keberangkatan TKI menuju negara penempatan

Persyaratan untuk KUR BRI TKI diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Individu (perorangan) calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan.
  • Persyaratan administrasi meliputi Identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga
  • Perjanjian kerja dengan pengguna jasa
  • Perjanjian penempatan
  • Passpor dan Visa
  • Persyaratan lainnya sesuai ketentuan pihak bank pemberi kredit.

Ketentuan kredit yang berlaku adalah:

  • Besar kredit Maksimal Rp 25 juta atau sesuai Cost Structure yang ditetapkan oleh pemerintah
  • Besarnya suku bunga 9% efektif per tahun atau setara 0.41% flat per bulan
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
  • Jangka waktu maksimal hingga 3 (tiga) tahun atau sesuai kontrak kerja
  • Tujuan negara penempatan Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia

Tabel Angsuran atau Cicilan Pinjaman Kredit KUR BRI Tahun 2018

Perlu diketahui bahwa saat ini beragam bentuk penyedia pinjaman uang secara online sudah banyak bertebaran di internet yang mana ini merupakan salah satu strategi lembaga keuangan untuk mencari nasabah seluas luasnya dan anda harus dapat memilihnya dengan lebih cermat.

Berikut ini adalah tabel angsuran kredit KUR BRI 2018 dengan simulasi data yang disajikan untuk dapat anda gunakan sebagai perhitungan besarnya nilai pinjaman terhadap cicilan dan suku bunga yang dipilih calon debitur sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman.

Tabel angsuran cicilan pinjaman kredit KUR BRI 2017Prosedur dan mekanisme – Pengajuan permohonan pinjaman kredit KUR BRI

Agar tahap atau langkah langkah proses permohonan kredit anda bisa berjalan lancar, maka sebaiknya anda persiapkan segala bentuk persyaratannya secara lengkap jauh jauh hari.

Selain itu semua dokumen yang berkaitan dengan personal calon debitur harus merupakan dokumen sah (valid) sehingga memudahkan tahap verifikasi tanpa ada kendala yang menjadi hambatan.

Berikut ini adalah hal hal yang berhubungan dengan prosedur dan mekanisme permohonan kredit KUR:

  • Pemohon atau calon debitur mengajukan surat permohonan KUR kepada Bank dengan melampiri dokumen seperti legalitas usaha (jika ada), perijinan usaha, catatan keuangan dan sebagainya
  • Bank mengevaluasi atau melakukan analisa kelayakan usaha berdasarkan permohonan kredit usaha yang dipilih
  • Apabila menurut Bank sudah dianggap layak, maka sudah pasti akan disetujui
  • Keputusan pemberian atau pencairan dana KUR adalah mutlak kewenangan Bank
  • Pemohon dengan pihak bank menandatangani Perjanjian Kredit atau Pembiayaan yang di pilih
  • Debitur wajib membayar secara mencicil seluruh kewajibannya kepada Bank sampai lunas

Dokumen umun yang perlu dipersiapkan oleh calon debitur dan harus berupa dokumen sah:

  • Identitas personal calon debitur seperti KTP, SIM, Kartu Keluarga, dll
  • Legalitas usaha termasuk akta pendirian dan akta perubahan nama usaha
  • Perijinan usaha meliputi SIU, TDP, SK Domisili, dll
  • Catatan pembukuan atau laporan keuangan yang sehat selama operasionalnya dan copy bukti agunan (jika diperlukan)

Beberapa properti yang termasuk dalam kategori agunan atau yang bisa dijaminkan adalah:

Agunan atau jaminan wajib ada yaitu sebuah usaha yang layak atau obyek yang akan di berikan kredit (jenis usaha yang sudah anda jalankan), jadi apabila tidak memiliki sebuah usaha maka tidak akan pernah disetujui permohonan kreditnya.

Jaminan tambahan sesuai dengan yang ditetapkan oleh pihak bank pelaksana (pemberi kredit) diantaranya sertifikat tanah, BPKB mobil, dan lain sebagainya. Dan ini bukan merupakan syarat jaminan mutlak yang harus ada atau wajib tersedia. Source: http://www.bri.co.id/



Leave a Reply